Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan

Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan

Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan

Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan

Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan. Hubungan seks dalam kehidupan rumah tangga memanglah sesuatu hal yang sangat penting. Semakin sehat kehidupan seksual suatu keluarga, keluarga tersebut akan semakin harmonis. Wanita dan pria juga sangat mendambakan kenikmatan dalam hubungan seks karena hal tersebut tentu akan membuat hubungan seksual jauh lebih terasa nikmat karena penetrasi alat vital penis pada vagina bisa lebih terasa.

Kehidupan seksual yang harmonis ialah kehidupan seksual yang dapat dinikmati bersama oleh pasangan suami istri. Kalau hanya salah seorang saja yang dapat menikmatinya, maka kehidupan seksual itu tidak akan harmonis. Kehidupan seksual semacam ini seharusnya tidak boleh terjadi karena mengandung unsur egoisme, untuk kepentingan sendiri, sementara pasangannya hanya berfungsi atau diperlakukan sebagai obyek.

Ketidakharmonisan seksual pada umumnya lebih banyak merugikan wanita, sehingga tidak dapat menikmati kehidupan seksual. Tetapi pihak pria juga mengalami akibat berupa perasaan kecewa dan mungkin rendah diri, karena merasa tidak mampu memberikan kepuasan kepada istrinya. Lebih jauh perasaan ini dapat mengakibatkan gangguan fungsi seksual.

Kalau ketidakharmonisan ini dibiarkan dapat beresiko buruk, mulai dari keluhan psikosomatik sampai ketegangan hidup perkawinan. Namun demikian keberhasilannya sangat tergantung pada kemauan kedua belah pihak. Penasara  Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan, simak dan baca sampai tuntas artikel di bawah ini.

Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan

Rangsangan Fisik dan Psikis – Salah satu faktor yang menentukan dalam membina kehidupan seksual yang harmonis ialah faktor rangsangan seksual yang harus cukup diterima. Bila rangsangan seksual cukup diterima, baik fisik maupun psikis, maka terjadilah reaksi seksual, yang bila berlangsung sempurna pada suatu saat akan mencapai puncaknya yang disebut orgasme.

Secara fisik rangsangan seksual akan cukup diterima bila bagian tubuh yang peka rangsangan seksual menerima rangsangan, baik sebelum maupun selama hubungan seksual berlangsung. Maka rangsangan pada baigan tubuh peka rangsangan patut mendapat perhatian, agar hubungan seksual berlangsung harmonis. Tetapi dimana saja bagian tubuh yang peka rangsangan seksual?

Banyak orang mengatakan telah mengetahui bagian tubuh yang peka rangsangan, bahkan mengaku telah melakukan rangsangan terhadap pasangannya. Tetapi sang pasangan ternyata tetap tidak dapat mencapai orgasme. Tidak sedikit orang yang mengatakan telah melakukan hubungan seksual cukup lama, tetapi pasangannya tidak bereaksi sedikitpun, atu dingin-dingin saja. Lalu apa masalahnya?

Mungkin saja bagian tubuh yang peka rangsangan yang mereka maksud, tidak tepat atau bukan bagian yang peka bagi pasangannya. Mungkin saja selama melakukan hubungan seksual yang dianggap cukup lama itu, pasangannya tidak merasakan rangsangan pada bagian tubuh yang peka karena posisi hubungan seksual tidak sesuai dengan letak bagian kelamin yang peka rangsangan.

Banyak Bagian Peka – Tubuh kita sebenarnya mengandung banyak bagian yang peka rangsangan seksual, baik pada pria maupun wanita. Pada dasarnya bagian tubuh yang peka rangsangan seksual sama pada pria dan wanita, dan sama pada setiap orang.

Tetapi kemudian sesuai dengan perjalanan kehidupan seksual setiap orang yang tidak sama, maka tidak semua orang merasakan paling peka rangsangan pada bagian tubuh tertentu paling peka rangsangan, orang lain mungkin merasakan bagian tubuh lainnya yang paling peka rangsangan seksual.

Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan seksual adalah pipi, bibir, leher, payudara, dinding perut, paha bagian dalam, bokong, kelamin, daerah antara kelamin dan anus (perineum). Kelamin laki-laki, termasuk kulit kantung buah pelir, merupakan bagian yang peka rangsangan seksual. Tetapi Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan seksual ialah bagian kepala alat vital penis.

Pada alat vital kelamin wanita, klitoris dan G spot merupakan bagian yang paling peka rangsangan seksual. Klitoris sebenarnya identik dengan alat vital penis. Kepekaan dan strukturnya sama dengan alat vital penis, sehingga dapat mengalami ereksi bila menerima rangsangan seksual. Rangsangan yang berlanjut pada klitoris dapat menimbulkan reaksi seksual yang mencapai puncaknya sebagai orgasme.

G spot adalah suatu bagian yang sangat sensitif, terletak pada dinding depan vagina tidak jauh dari lubang vagina, yaitu termasuk pada daerah vagina sepertiga bagian luar. Rangsangan pada G spot menimbulkan orgasme dengan sensasi yang lebih dalam dibandingkan dengan rangsangan pada klitoris. Bahkan pada sebagian wanita, orgasme yang terjadi karena rangsangan pada G spot juga disertai “ejakulasi” diduga berasal dari kelenjar Skene, yang terletak disekitar saluran kencing. Tetapi cairan tersebut bukanlah air kencing.

Kelenjar Skene secara embriologik berasal dari jaringan yang pada pria menjadi kelenjar prostat. Beberapa peneliti menganggap letak kelenjar Skene merupakan letak anatomik G spot. Maka rangsangan pada G Spot selain menimbulkan orgasme yang berbeda dibandingkan dengan rangsangan pada klitoris, juga dapat menimbulkan “ejakulasi” yang antara lain mengandung enzim Prostatic Acid Phosphatase (PAP) yang dijumpai pada pria.

Bagian vagina yang lain yaitu duapertiga bagian dalam tidak merupakan bagian yang peka rangsangan seksual, karena dibagian ini tidak didapatkan banyak ujung syaraf sensoris. Maka rangsangan pada bagian ini tidak menimbulkan rangsangan seksual yang berarti.

Posisi Dan Rangsangan – Rangsangan pada bagian tubuh peka rangsangan seksual sangat diperlukan agar terjadi reaksi seksual yang cukup, yang kemudian dapat mencapai puncaknya sebagai orgasme. Kalau rangsangan yang diterima tidak cukup, maka reaksi seksual yang terjadi juga tidak cukup, sehingga tidak sampai mencapai puncak orgasme tidak tercapai.

Pengalaman seksual sangat berpengaruh terhadap reaksi Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan. Pada awal pengalaman seksualnya, mungkin seorang wanita merasakan payudara merupakan bagian yang paling peka rangsangan seksual. Bahkan hanya dengan rangsangan pada payudara dia dapat mencapai orgasme. Tetapi dalam perjalanan kehidupan seksualnya kemudian, mungkin saja dia merasakan payudaranya tidak sepeka dulu lagi. Kini mungkin dia memerlukan rangsangan pada klitoris melalui hubungan seksual yang efektif agar dapat mencapai orgasme.

Banyak wanita yang gagal mencapai orgasme ketika melakukan hubungan seksual. Mereka mengaku tidak merasakan rangsangan selama hubungan seksual berlangsung. Padahal sang suami mengaku sudah melakukan hubungan seksual dengan baik dan cukup lama pula. Dalam hubungan dengan Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan seksual, kegagalan wanita mencapai orgasme disebabkan karena posisi hubungan seksual yang tidak efektif bagi rangsangan seksual.

Karena letaknya yang tersembunyi, maka klitoris dan G spot tidak selalu dapat menerima rangsangan ketika hubungan seksual berlangsung. Banyak pria yang menganggap telah melakukan hubungan seksual dengan baik. Padahal hubungan seksual yang dilakukan ternyata tidak berarti bagi pihak waita, karena tidak memberikan rangsangan yang efektif terhadap bagian alat vital kelamin yang paling peka rangsangan.

Maka jangan heran bila tidak sedikit wanita yang dapat mencapai orgasme dengan melakukan masturbasi, tetapi gagal bila melakukan hubungan seksual. Alasannya, dengan melakukan masturbasi mereka dapat melakukan sendiri rangsangan yang efektif pada bagian yang paling peka rangsangan, yang tidak mereka dapat melalui hubungan seksual.

Di pihak pria pada awal pengalaman seksualnya, mungkin dengan mudah terangsang dan mencapai orgasme hanya melalui pelukan yang menimbulkan gesekan pada alat vital penis. Tetapi pada usia tua, pria sangat memerlukan rangsangan langsung pada alat vital penisnya agar dapat mengalami ereksi dengan baik dan dapat mencapai orgasme. Tanpa rangsangan langsung pada alat vital penisnya, acapkali ereksi yang terjadi tidak baik, bahkan tidak cukup untuk melakukan hubungan seksual. Keadaan ini tidak diketahui oleh banyak istri, sementara para suami tidak memberitahu bahwa mereka memerlukan rangsangan langsung pada alat vital penisnya.

Masalah seperti ini sebenarnya dapat diatasi bila pengetahuan seks, khususnya mengenai bagian tubuh peka rangsangan, diketahui dengan baik. Selain itu komunikasi seksual harus dibina, sehingga pasangan suami istri dapat berkomunikasi dengan baik mengenai berbagai hal tentang kehidupan seksual mereka, termasuk Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan yang mereka rasakan. Dengan demikian bagian tubuh yang peka rangsangan tidak menjadi sesuatu yang sia-sia, tetapi sebaliknya merupakan bagian yang sangat berarti dan harus dimanfaatkan bagi keharmonisan kehidupan seksual.

Bagai mana menurut anda, tulisan artikel tentang Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan apakah bermanfaat. Kami sebagai penulis artikel hanya mengucapkan banyak-banyak terimakasih telah membaca artikel yang berjudul Bagian Tubuh Yang Peka Hot Mudah Terkena Rangsangan, semoga bermanfaat selamat membaca.

Tags:
author

Author: