Mengulas Tuntas Tentang Kondom Alat Kontrasepsi Seks Pria

Mengulas Tuntas Tentang Kondom Alat Kontrasepsi Seks Pria

Mengulas Tuntas Tentang Kondom Alat Kontrasepsi Seks Pria

Mengulas Tuntas Tentang Kondom Alat Kontrasepsi Seks Pria

Mengulas Tuntas Tentang Kondom Alat Kontrasepsi Seks Pria. Kondom adalah salah satu alat kontrasepsi alat vital (penis) yang terbuat dari karet atau lateks, berbentuk tabung tidak tembus cairan di mana salah satu ujungnya tertutup rapat dan dilengkapi kantong untuk menampung sperma. Kondom biasa digunakan ketika istri sedang dalam masa subur. Biasanya, para suami sudah mengetahui kapan masa subur istrinya dengan menggunakan sistem kalender. Kebanyakan kondom terbuat dari karet lateks tipis, tetapi ada pula yang membuatnya dari jaringan hewan (usus kambing) atau plastik (polietilen).

Sekarang di pasaran banyak sekali jenis kondom alat kontrasepsi penis pria yang berbeda dalam berbagai bentuk dan ukuran. Ada yang ujungnya rata, ada juga yang ujungnya memiliki tonjolan penampung untuk penampung sperma. Pada saat ini, jenis kondom yang banyak beredar di pasaran adalah yang memiliki tonjolan kecil di ujungnya sebagai penampung sperma.

Kondom alat kontrasepsi penis pria memiliki kelebihan karena efektif sebagai alat kontrasepsi bila dipakai dengan baik dan benar. Kondom juga murah dan mudah didapat tanpa harus memakai resep dokter dan juga kini dapat di distribusikan oleh dan untuk masyarakat (community based). Kondom juga cukup praktis dan dapat dipakai sendiri. Tidak ada efek hormonal saat menggunakan nya. Plus, kondom dapat mencegah kemungkinan penularan penyakit menular seksual termasuk HIV/ AIDS, di samping mudah dibawa.

Kondom alat kontrasepsi alat vital pria menggunakan pelicin atau pelumas sehingga dapat menambah frekuensi hubungan seksual dan secara psikologis juga turut menambah kenikmatan dalam bercinta. Kondom juga dapat membantu suami yang mengalami ejakulasi dini untuk bisa mempertahankan atau memperpanjang waktu hubungan seks. Kondom harus disertai dengan jaminan pengawasan kualitas produksi yang menyebutkan bahwa produk tersebut layak dipasarkan. Sebelum dipasarkan, kondom harus diuji di laboratorium dan harus memenuhi Standar Internasional yang di tetapkan oleh ISO (International Organization Standardization), CEN (Committee European de Normal¬ization), dan ASTM (American Society for Testing and Materials).

Akan tetapi, kondom alat kontrasepsi penis pria juga memjliki sejumlah kekurangan. Kadang-kadang, ada pasangan yang alergi terhadap karet kondom. Selain itu., kondom hanya dapat dipakai satu kali. Secara psikologis, kondom juga sedikit mengganggu kenyamanan karena ada perasaan “terhalangi”. Kondom juga bisa kedaluwarsa serta mudah sobek dan bocor.

Tingkat efektivitas kondom alat kontrasepsi alat vital pria dalam mencegah kehamilan sangatlah signifikan. Kondom efektif sebagai alat kontrasepsi bila dipakai dengan baik dan benar. Angkakegagalan teoretis 3%, praktis 5—20%. Kondom sangat efektif jika digunakan pada waktu istri berada dalam periode menyusui (lactation amenorrhea method) dan akan lebih efektif lagi bila dikombinasikan dengan sistem kalender masa subur istri. Kondom dapat diperoleh di apotek, klinik kb, pos KB desa, toko obat, pasar swalayan, vending machine kondom, puskesmas-puskesmas pembantu, dan PPKBD/sub PPKBD.

Mengulas Tuntas Tentang Kondom Alat Kontrasepsi Seks Pria

Mengulas Tuntas Tentang Kondom Alat Kontrasepsi Seks Pria

1. Serba-Serbi Kondom Alat Kontrasepsi Penis Seks Pria

A. Warna, ada kondom yang tidak tembus pandang, ada pula yang transparan, warnanya pun bermacam-macam. Sekarang ini, kondom jenis transparan dengan berbagai macam warna sesuai aroma adalah jenis yang banyak beredar di pasaran.
B. Lubrikasi, ada yang menggunakan minyak silikon, jeli, bedak atau yang tipe kering. Lapisan jeli dan bedak untuk saat ini jarang digunakan pada kondom yang beredar di Indonesia.
C. Ketebalan, kondom memiliki ketebalan yang standar dan tipis. Biasanya orang cenderung memilih yang sangat tipis untuk kenyamanan dalam pemakaian.
D. Permukaan, ada yang berbentuk hem, bergelombang, dan tidak licin. Sekarang ini, model permukaan kondom semakin bervariatif. Para produsen kondom juga mulai lebih kreatif dalam upayanya menarik konsumen untuk menggunakan kondom. Misalnya saja, sekarang banyak beredar kondom yang bergerigi, berulir, dan lain-lain. Hal ini bertujuan untuk menambah sensasi saat berhubungan suami-istri menggunakan kondom.
E. Spermicida, kondom yang beredar ada yang menggunakan spermicidal atau zat pembasmi sperma, ada juga yang tidak. Spermicida yang digunakan biasanya jenis nonoxyne-9 atau menfegol. Spermicida berfungsi untuk membunuh sel-sel sperma. Penggunaan spermicida ini juga untuk menambah efektivitas kondom sebagai alat kontrasepsi.

2. Bagaimana Kondom Bisa Berfungsi sebagai Alat Kontrasepsi Alat Vital Seks Pria?

Kondom alat kontrasepsi alat vital  penis pria akan menghalangi cairan sperma agar tidak masuk ke dalam rahim sehingga akan melindungi wanita dari kehamilan yang tidak diinginkan. Fungsi dasar dari kondom sendiri adalah agar sel sperma dan sel telur tidak bertemu. Kondom dapat digunakan:

A. ketika hendak melakukan hubungan seksual saat istri sedang dalam masa subur yang bisa diketahui menggunakan sistem kalender masa subur.
B. bila istri tidak cocok dengan jenis alat atau metode kontrasepsi yang lain.
C. setelah vasektomi di mana kondom perlu dipakai sampai enam minggu.
D. sementara menunggu penggunaan metode atau alat kontrasepsi lainnya.
E. bagi calon peserta Pil KB yang sedang menunggu haid.
F. apabila lupa minum pil KB dalam jangka waktu lebih dari 36 jam.
G. apabila salah satu dari pasangan suami istri menderita penyakit menular seksual termasuk HIV/AIDS.
. dalam keadaan tidak ada kontrasepsi lain yang tersedia atau yang bisa dipakai pasangan suami istri.
i. sementara menunggu pencabutan implant suntik, susuk KB atau alat kontrasepsi bawah kulit, bila batas pemakaian implant telah habis.

3. Cara Menggunakan Kondom  Alat Kontrasepsi Alat Vital Pria Yang Benar

A. Pegang bungkus kondom dengan kedua belah tangan, lalu dorong kondom dengan jari keposisi bawah. Tujuannya agar kondom tidak tersobek saat membuka bungkusnya. Selanjut nya, sobek bagian atas bungkus kondom.
B. Dorong kondom dari bawah agar keluar dari bungkusnya, kemudian pegang kondom. Perhatikan bagian yang menggulung harus berada di sebelah luar.
C. Pencet ujung kondom dengan ibu jari dan telunjuk agar tidak ada udara yang masuk dan letakkan pada kepala penis.
D. Pada saat kondom dipasang, penis harus dalam keadaan tegang (ereksi). Pasanglah kondom dengan menggunakan telapak tangan untuk mendorong gulungan kondom hingga pangkal penis (jangan menggunakan kuku karena kondom dapat robek).
E. Setelah ejakulasi, cabut penis dari vagina ketika penis masih dalam keadaan ereksi. Ketika
hendak mencabut, tahan kondom di pangkal penis dengan jari agar kondom tidak lepas dan tidak meninggalkan air mani di vagina
F. Setelah selesai digunakan, ikat kondom agar cairan sperma tidak keluar. Sebaiknya, kondom bekas langsung dibuang ke tempat yang seharusnya untuk mencegah mengontaminasi orang lain, terutama anak-anak.

4. Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Penggunaan Kondom Alat kontrasepsi Penis Pria

A. Periksalah tanggal kedaluwarsa pada bungkus kondom. Periksalah kondisi bungkus kondom, jangan menerima atau membeli kondom yang bungkusnya sudah rusak, ada gelembung udara di dalamnya, dan yang berlumbang.
B. Gunakan kondom baru setiap kali bersengama. Hati-hati saat membuka bungkus kondom, jangan sampai kondom sobek.
C. Pasang kondom sebelum kontak genital untuk mencegah masuknya sperma atau bibit penyakit ke dalam vagina, (atau sebaliknya).
D. Hati-hati dalam memasang dan melepaskan kondom, terutama bagi mereka yang memiliki kuku panjang atau cincin dengan bagian yang tajam.
E. Jika pelicin yang ada pada kondom dirasa kurang, gunakan lubrikan atau jeli yang dianjurkan. Jangan gunakan bahan-bahan lain seperti vaselin, lotion, atau produk minyak lainnya karena dapat meningkatkan kemungkinan robeknya kondom. Bila kondom pecah atau robek selama sanggama, gunakan segera spermisida (busa atau gel), dan per-timbangkan pula untuk menggunakan kontra¬sepsi darurat demi mencegah terjadinya kehamilan.
F. Simpan persediaan kondom di tempat yang sejuk dan kering. Jauhkan kondom dari sinar lampu neon atau TL dan letakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung atau di tempat yang panas.
G. Sebaiknya tidak meletakkan kondom di saku celana atau dompet karena suhu tubuh dapat mempengaruhi kualitas kondom. Jangan gunakan kondom bila terlihat rusak atau lapuk, karena cenderung robek.

Itulah artikel tentang Mengulas Tuntas Tentang Kondom Alat Kontrasepsi Seks Pria, semoga artikel ini bermanfaat selamat membaca. Baca juga Artikel Pembesar Dewasa tentang: Demi Harmonisnya Hubungan Seks Pria Harus Tau Wanita Orgasme

Tags:
author

Author: